Ancaman Integrasi Nasional di Bidang Ekonomi

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT karena atas taufik dan rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan makalah Ancaman Integrasi Nasional di Bidang Ekonomi ini. Shalawat serta salam senantiasa kita sanjungkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, serta semua umatnya hingga kini. Dan Semoga kita termasuk dari golongan yang kelak mendapatkan syafaatnya.

Dalam kesempatan ini, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkenan membantu pada tahap penyusunan hingga selesainya makalah ini. Harapan kami semoga makalah yang telah tersusun ini dapat bermanfaat sebagai salah satu rujukan maupun pedoman bagi para pembaca, menambah wawasan serta pengalaman, sehingga nantinya saya dapat memperbaiki bentuk ataupun isi makalah tentang Ancaman Integrasi Nasional di Bidang Ekonomi ini menjadi lebih baik lagi.

Kami sadar bahwa kami ini tentunya tidak lepas dari banyaknya kekurangan, baik dari aspek kualitas maupun kuantitas dari bahan penelitian yang dipaparkan. Semua ini murni didasari oleh keterbatasan yang dimiliki kami. Oleh sebab itu, kami membutuhkan kritik dan saran kepada segenap pembaca yang bersifat membangun untuk lebih meningkatkan kualitas di kemudian hari.

Indonesia, Juni 2021

Penyusun

DAFTAR ISI

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pada saat ini ekonomi suatu negara tidak bisa berdiri sendiri. Hal tersebut merupakan bukti nyata dari pengaruh globalisasi. Dapat dikatakan, saat ini tidak ada lagi negara yang mempunyai kebijakan ekonomi yang tertutup dari pengaruh negara lainnya. Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan di mana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara.

Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa. Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif, sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik. Hal tersebut tentu saja selain menjadi keuntungan, juga menjadi ancaman bagi kedaulatan ekonomi suatu negara.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, penyusun merumuskan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini sebagai berikut:

  1. Apa yang dimaksud dengan ancaman integrasi nasional di bidang ekonomi?
  2. Apa saja jenis-jenis ancaman integrasi nasional di bidang ekonomi?
  3. Apa yang dimaksud dengan globalisasi ekonomi?
  4. Bagaimana pengaruh globalisasi ekonomi terhadap Indonesia?
  5. Bagaimana strategi mengatasi ancaman integrasi nasional di bidang ekonomi?

BAB II
PEMBAHASAN

A. Ancaman Integrasi Nasional di Bidang Ekonomi

Ancaman integrasi nasional di bidang ekonomi merupakan sebuah ancaman yang di dalamnya tidak dilibatkan kekuatan senjata atau peralatan berbahaya lainnya di bidang ekonomi. Namun jika terus dibiarkan maka ancaman tersebut akan berbahaya bagi kedaulatan dan keutuhan seluruh wilayah negara serta akan memberi dampak buruk terhadap keselamatan masyarakat terutama di bidang ekonomi. Mengatasi ancaman non militer adalah tugas dari lembaga pemerintah yang berada di luar bidang pertahanan, tergantung pada bentuk serta sifat ancaman yang dihadapi. Di samping itu, sangat dibutuhkan pula dukungan oleh unsur lain dari kekuatan bangsa.

Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan di mana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa.

Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif, sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik. Hal tersebut tentu saja selain menjadi keuntungan, juga menjadi ancaman bagi kedaulatan ekonomi suatu negara.

B. Jenis-jenis Ancaman Integrasi Nasional di Bidang Ekonomi

Jenis ancaman dalam bidang ekonomi dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu:

1. Ancaman Internal

Ancaman internal merupakan suatu ancaman yang timbul dan muncul dari dalam negeri itu sendiri. Macam-macam ancaman internal:

a. Globalisasi Ekonomi

Berikut adalah beberapa cara yang dapat digunakan guna mengatasi masalah globalisasi ekonomi:
1) Mendorong kemajuan pendidikan.
2) Terus memenuhi serta mengasah keterampilan dalam rangka peningkatan pelatihan kerja.
3) Terus memperbaiki dan meningkatkan kewiraswastaan.
4) Mendorong terbukanya segala bentuk kesempatan usaha-usaha informal.
5) Upaya peningkatan usaha transmigrasi.
6) Secara intensif terus mendorong program keluarga berencana.
7) Memberi kesempatan kepada masyarakat untuk dapat bekerja ke luar negeri.
8) Menciptakan lapangan kerja baru dan menjadikannya sebagai solusi dalam memberantas kemiskinan.

b. Inflasi

Definisi inflasi yaitu terjadinya peningkatan harga-harga secara terus-menerus. Hal ini tentu disebabkan oleh berbagai faktor, yaitu konsumsi masyarakat yang semakin meningkat, terdapat kelebihan likuiditas di pasar, dan sebagai tanda bahwa ada ketidaklancaran terhadap distribusi barang.

Untuk mengatasi masalah inflasi, ada beberapa hal yang dapat diterapkan, yaitu:
1) Kebijakan Moneter
2) Kebijakan Fiskal
3) Kebijakan Non Moneter
4) Menganjurkan kepada para pengusaha untuk menaikkan hasil produksinya.
5) Menekan tingkat upah.
6) Pemerintah melakukan pengawasan harga dan sekaligus menetapkan harga maksimal.
7) Pemerintah melakukan distribusi secara langsung.
8) Hyper inflation.
9) Penurunan nilai uang.
10) Devaluasi.

c. Infrastruktur yang Tidak Memadai

Guna mengatasi masalah ini, dapat dilakukan dua cara, yaitu pendanaan infrastruktur dan pembangunan infrastruktur.

d. Sistem Ekonomi yang Tidak Jelas

Sistem perekonomian dapat dikatakan sebagai suatu sistem yang digunakan oleh negara dengan tujuan untuk mengalokasikan sumber daya menjadi milikinya, kepada individu ataukah organisasi yang ada dalam negara tersebut. Cara mengatasinya antara lain:
1) Penciptaan iklim usaha yang kondusif.
2) Mengatur faktor produksinya.
3) Perekonomian terencana.
4) Perekonomian pasar.

2. Ancaman Eksternal

Ancaman eksternal adalah bahaya yang berasal dari pengaruh negara luar.

a. Indikator Kinerja Ekonomi Buruk

Dalam menghadapi tantangan ini, sangat diperlukan kerja sama di antara pemerintah dan masyarakat. Dengan adanya suatu kerja sama yang baik, maka hal ini dapat menjadi pemicu kemajuan kinerja ekonomi secara bersama-sama. Dan pada akhirnya, tidak akan ada pihak yang merasa dirugikan.

b. Daya Saing Rendah

Masalah ini dapat diatasi dengan melakukan upaya percepatan pembangunan perekonomian nasional dengan kualitas yang lebih baik agar memiliki daya saing yang tinggi.

c. Ketidaksiapan Menghadapi Era Globalisasi

Sikap kurang siap dalam menghadapi globalisasi juga menjadi ancaman yang tidak dapat diabaikan. Maka dari itu perlu diciptakan dan dibentuk generasi penerus yang memiliki wawasan luas dan didasari oleh beragam kekayaan budaya sehingga tidak akan mudah terpengaruh dan terjerumus ke dalam budaya asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan Indonesia. Jadi, negeri tercinta ini harus terus mengupayakan peningkatan pendidikan serta teknologi informasi komunikasi.

d. Ketergantungan yang Tinggi pada Pihak Asing

Ancaman seperti ini sebenarnya dapat dihadapi dengan menjalin hubungan yang baik dengan negara-negara yang memiliki peran penting dalam tatanan ekonomi-politik dunia. Di samping itu ikatan yang baik tersebut secara perlahan akan memberi pengaruh positif terhadap kemajuan ekonomi dalam negeri, sehingga pada akhirnya tidak akan timbul rasa ketergantungan yang terlalu besar.

C. Globalisasi Ekonomi sebagai Ancaman Integrasi Nasional

Pada saat ini ekonomi suatu negara tidak dapat berdiri sendiri. Hal tersebut merupakan bukti nyata dari pengaruh globalisasi. Dapat dikatakan, saat ini tidak ada lagi negara yang mempunyai kebijakan ekonomi yang tertutup dari pengaruh negara lainnya. Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan ketika negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara.

Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, industri dan jasa. Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif. Sebaliknya, juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik. Hal tersebut tentu saja selain menjadi keuntungan, juga menjadi ancaman bagi kedaulatan ekonomi suatu negara.

Masyarakat paripurna, adil, dan makmur, merata secara material dan spiritual hanya akan tercapai apabila pembangunan nasional berjalan lancar. Kelancaran proses pembangunan nasional didorong oleh keadaan negara yang aman dan damai serta terbebas dari segala hambatan, tantangan, ancaman, dan gangguan, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar negeri. Kondisi tersebut dapat tercipta bila setiap warga negara Indonesia selalu waspada dan siap siaga mengamankan keutuhan dan Integrasi Nasional dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Ekonomi kerakyatan sangat menghindari hal-hal berikut.

  1. Sistem free fight liberalism yang hanya menguntungkan pelaku ekonomi liberal.
  2. Sistem etatisme, dalam arti negara beserta aparatur negara bersifat dominan dan mematikan potensi dan daya kreasi unit-unit ekonomi di luar sektor negara.
  3. Pemusatan kekuatan ekonomi pada suatu kelompok dalam bentuk monopoli yang merugikan masyarakat dan bertentangan dengan cita-cita keadilan sosial.

D. Pengaruh Globalisasi Ekonomi Terhadap Indonesia

1. Dampak Positif Globalisasi Ekonomi

  • Semakin terbukanya pasar untuk produk-produk ekspor, dengan catatan produk ekspor Indonesia mampu bersaing di pasar internasional. Hal ini membuka kesempatan bagi pengusaha di Indonesia untuk melahirkan produk-produk berkualitas, kreatif, dan dibutuhkan oleh pasar dunia.
  • Semakin mudah mengakses modal investasi dari luar negeri. Apabila investasinya bersifat langsung, misalnya dengan pendirian pabrik di Indonesia maka akan membuka lapangan kerja. Hal ini bisa mengatasi kelangkaan modal di Indonesia.
  • Semakin mudah memperoleh barang-barang yang dibutuhkan masyarakat dan belum bisa diproduksi di Indonesia.
  • Semakin meningkatnya kegiatan pariwisata, sehingga membuka lapangan kerja di bidang pariwisata sekaligus menjadi ajang promosi produk Indonesia.

2. Dampak Negatif Globalisasi Ekonomi

  • Kemungkinan hilangnya pasar produk ekspor Indonesia karena kalah bersaing dengan produksi negara lain yang lebih murah dan berkualitas. Misalnya produk pertanian kita kalah jauh dari Thailand.
  • Membanjirnya produk impor di pasaran Indonesia sehingga mematikan usaha-usaha di Indonesia. Misalnya, ancaman produk mainan Cina yang lebih murah bagi industri mainan di tanah air.
  • Ancaman dari sektor keuangan dunia yang semakin bebas dan menjadi ajang spekulasi. Investasi yang sudah ditanam di Indonesia bisa dengan mudah ditarik atau dicabut jika dirasa tidak lagi menguntungkan. Hal ini bisa memengaruhi kestabilan ekonomi.
  • Ancaman masuknya tenaga kerja asing (ekspatriat) di Indonesia yang lebih profesional SDM-nya. Lapangan kerja di Indonesia yang sudah sempit jadi semakin sempit.

E. Strategi Mengatasi Ancaman Integrasi Nasional di Bidang Ekonomi

Sistem ekonomi kerakyatan merupakan senjata ampuh untuk melumpuhkan ancaman di bidang ekonomi dan memperkuat kemandirian bangsa kita dalam semua hal. Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu kiranya segera diwujudkan hal-hal di bawah ini:

  1. Sistem ekonomi dikembangkan untuk memperkuat produksi domestik untuk pasar dalam negeri, sehingga memperkuat perekonomian rakyat.
  2. Pertanian dijadikan prioritas utama, karena mayoritas penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani. Industri-industri haruslah menggunakan bahan baku dari dalam negeri, sehingga tidak tergantung impor dari luar negeri.
  3. Diadakan perekonomian yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Artinya segala sesuatu yang menguasai hajat hidup orang banyak, haruslah bersifat murah dan terjangkau.
  4. Tidak bergantung pada badan-badan multilateral seperti pada IMF, Bank Dunia, dan WTO.
  5. Mempererat kerja sama dengan sesama negara berkembang untuk bersama-sama menghadapi kepentingan negara-negara maju.

.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Ancaman integrasi nasional di bidang ekonomi merupakan sebuah ancaman yang di dalamnya tidak dilibatkan kekuatan senjata atau peralatan berbahaya lainnya di bidang ekonomi namun jika terus dibiarkan maka ancaman tersebut akan berbahaya bagi kedaulatan dan keutuhan seluruh wilayah negara serta akan memberi dampak buruk terhadap keselamatan masyarakat terutama di bidang ekonomi.

Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa. Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif, sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik. Hal tersebut tentu saja selain menjadi keuntungan, juga menjadi ancaman bagi kedaulatan ekonomi suatu negara.

Tujuan akhir pembangunan ekonomi suatu negara pada dasarnya adalah meningkatkan kemakmuran masyarakat dan pertumbuhan ekonomi agar stabil dan dalam keadaan naik terus. Jika tingkat globalisasi ekonomi di suatu negara relatif tinggi, hal tersebut akan menghambat pencapaian tujuan pembangunan ekonomi yang telah dicita-citakan.

B. Saran

Sebaiknya pemerintah dan masyarakat bisa saling berkontribusi satu sama lain agar globalisasi ekonomi dan dampak globalisasi ekonomi berkurang, salah satunya dengan berusaha dan serius untuk mengatasi globalisasi ekonomi itu sendiri, membuka lapangan pekerjaan, dan cara-cara lainnya untuk mengatasi globalisasi ekonomi itu.

DAFTAR PUSTAKA

http://tanyaputtt.blogspot.co.id/2017/07/ancaman-indonesia-dalam-bidang-ekonomi.html

http://maulmaulida.blogspot.co.id/2012/10/ancaman-non-militer-bidang-ekonomi-dan.html

http://www.klikpengertian.com/2016/01/ancaman-terhadap-integrasi-nasional.html

Chotib, Dzazuli, Suharmo, Tri, Abubakar, Catio. 2007. Ekonomi. Jakarta: PT. Ghalia Indonesia.

Download Contoh Makalah Ancaman Integrasi Nasional di Bidang Ekonomi.docx

Baca Juga:

Makalah Ancaman Integrasi Nasional di Bidang Ideologi

Makalah Ancaman Integrasi Nasional di Bidang Pertahanan dan Keamanan

Makalah Ancaman Integrasi Nasional di Bidang Politik

Makalah Ancaman Integrasi Nasional di Bidang Sosial Budaya

Makalah Ancaman terhadap Negara dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika

Makalah Ancaman terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia

MOHON MATIKAN AD BLOCK
TERIMA KASIH