Persamaan Dasar Akuntansi

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT karena atas taufik dan rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini. Shalawat serta salam senantiasa kita sanjungkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, serta semua umatnya hingga kini. Dan semoga kita termasuk dari golongan yang kelak mendapatkan syafaatnya.

Dalam kesempatan ini, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkenan membantu pada tahap penyusunan hingga selesainya makalah ini. Harapan kami semoga makalah yang telah tersusun ini dapat bermanfaat sebagai salah satu rujukan maupun pedoman bagi para pembaca, menambah wawasan serta pengalaman, sehingga nantinya saya dapat memperbaiki bentuk ataupun isi makalah ini menjadi lebih baik lagi.

Kami sadar bahwa kami ini tentunya tidak lepas dari banyaknya kekurangan, baik dari aspek kualitas maupun kuantitas dari bahan penelitian yang dipaparkan. Semua ini murni didasari oleh keterbatasan yang dimiliki kami. Oleh sebab itu, kami membutuhkan kritik dan saran kepada segenap pembaca yang bersifat membangun untuk lebih meningkatkan kualitas di kemudian hari.

Indonesia, Maret 2021

Penyusun

DAFTAR ISI

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Tidak bisa dipungkiri lagi perkembangan dunia usaha di Indonesia yang semakin kompetitif menuntut setiap perusahaan untuk dapat mengolah dan melaksanakan manajemen perusahaan menjadi lebih profesional. Bertambahnya pesaing di setiap saat, baik pesaing yang berorientasi lokal maupun pesaing yang berorientasi internasional, maka setiap perusahaan harus berusaha menampilkan yang terbaik, baik dalam segi kinerja perusahaan, juga harus ditunjang dengan strategi yang matang dalam segala segi termasuk dalam manajemen keuangan.

Manajemen keuangan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan kegiatan dan eksistensi suatu perusahaan serta berpengaruh pula pada setiap individu yang ada dalam perusahaan tersebut. Oleh karena itu, seorang manajer keuangan dituntut untuk dapat menjalankan manajemen keuangan dengan baik, hal ini dilakukan agar perusahaan dapat melaksanakan kegiatan operasional perusahaan dengan lebih efektif dan efisien, sehingga perusahaan dapat mengembangkan dan mempertahankan aktivitas serta keberadaan perusahaan.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam makalah ini adalah:

  1. Apa pengertian akuntansi?
  2. Apa saja bidang spesialisasi akuntansi?
  3. Apa pengertian dan penggunaan persamaan dasar akuntansi?
  4. Bagaimana rumus persamaan dasar akuntansi?
  5. Bagaimana mencatat transaksi dalam persamaan dasar akuntansi?
  6. Bagaimana laporan keuangan dari hasil persamaan akuntansi?
  7. Bagaimana laporan rugi laba?

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Akuntansi

Dewasa ini akuntansi sudah digunakan demikian luas sehingga hampir seluruh aspek kehidupan tidak ada yang terlepas dari kegiatan akuntansi selama aspek tersebut berkaitan dengan uang. Oleh karena sudah demikian meluas penggunaannya dalam kehidupan manusia, kondisi tersebut menimbulkan bermacam-macam pengertian akuntansi yang telah disesuaikan dengan kondisi pihak yang memberikan pengertian tersebut, misalnya:

  1. Akuntansi adalah bahasa dunia usaha (accounting is the language of business). Dalam hal ini akuntansi dianggap sebagai alat komunikasi karena akuntansi dapat mengkomunikasikan informasi keuangan pada suatu unit usaha kepada pihak-pihak yang membutuhkan.
  2. Akuntansi adalah alat bagi manajemen (accounting is tools of management), maksudnya adalah akuntansi merupakan alat bagi pengelola unit usaha untuk mengumpulkan informasi keuangan sebagai bahan menyusun perencanaan, evaluasi, dan pengawasan.

Seiring dengan perkembangan teknologi dewasa ini, maka akuntansi dapat pula diartikan sebagai “teknologi pengolahan data keuangan” baik secara manual maupun terkomputerisasi untuk menghasilkan informasi keuangan dalam bentuk laporan-laporan yang disesuaikan dengan kepentingan pihak yang membutuhkan.

Dari pengertian-pengertian di atas, maka akuntansi dapat diartikan sebagai rangkaian proses yang meliputi kegiatan-kegiatan mengidentifikasikan, pencatatan, pengelompokan, peringkasan, pelaporan, penganalisaan, dan penafsiran tentang informasi keuangan yang terjadi pada suatu unit usaha sehingga dapat dijadikan dasar untuk pengambilan keputusan oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

B. Bidang Spesialisasi Akuntansi

Mengingat penggunaan akuntansi sudah demikian luas dalam kehidupan dan pengelolaan usaha kondisi ini juga mengakibatkan munculnya berbagai macam spesialisasi di bidang akuntansi. Berdasarkan tujuannya, spesialisasi di bidang akuntansi dapat dibedakan menjadi:

1. Akuntansi Keuangan (Finacial Accounting)

Akuntansi keuangan adalah akuntansi yang tujuan utamanya mengolah data keuangan untuk menghasilkan laporan keuangan terutama untuk kepentingan pihak-pihak di luar perusahaan.

2. Akuntansi Biaya (Cost Accounting)

Akuntansi biaya adalah bidang akuntansi yang tujuan utamanya adalah mengolah informasi biaya untuk menghasilkan laporan harga pokok dan informasi biaya operasional maupun biaya non-operasional sebagai dasar untuk menetapkan harga jual, menetapkan nilai persediaan, pengawasan, dan pengendalian biaya terutama untuk kepentingan pihak intern perusahaan.

3. Akuntansi Manajemen (Management Accounting)

Akuntansi manajemen adalah bidang akuntansi yang tujuannya menyediakan dan mengolah informasi keuangan untuk kebutuhan manajemen perusahaan sebagai dasar untuk menyusun perencanaan, pengawasan, dan kebijakan lainnya yang segera harus diambil dalam operasional unit usaha/perusahaan.

4. Akuntansi Pemeriksaan (Auditing)

Akuntansi pemeriksaan adalah bidang akuntansi yang bertujuan untuk melakukan verifikasi kembali terhadap keabsahan dokumen dan prosedur serta proses akuntansi yang telah dilaksanakan oleh pihak manajemen/pengelola perusahaan, sehingga laporan keuangan/informasi akuntansi yang disajikan oleh pihak manajemen sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum, obyektif, dan dapat dipercaya.

5. Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting)

Akuntansi perpajakan adalah bidang akuntansi yang tujuan utamanya menyiapkan laporan keuangan untuk keperluan fiskal/perpajakan dan pengisian SPT.

6. Akuntansi Anggaran (Budgeting)

Akuntansi anggaran adalah bidang akuntansi yang tujuan utamanya menyusun rencana kerja untuk masa akan datang yang dilengkapi dengan rincian taksiran biaya operasional dengan titik tolak data akuntansi masa lalu.

7. Akuntansi Pemerintahan (Government Accounting)

Akuntansi pemerintahan adalah bidang akuntansi yang dilaksanakan untuk mengelola anggaran pendapatan dan belanja negara yakni aplikasi konsep-konsep dan standar-standar akuntansi umum sektor privat pada sektor publik.

8. Sistem Akuntansi (Accounting System)

Sistem akuntansi adalah bidang akuntansi yang bertujuan untuk penetapan prosedur dan pengendalian data akuntansi sehingga proses akuntansi dapat berjalan lancar, cepat, tepat, efektif, dan efisien.

C. Penggunaan Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan dasar akuntansi adalah suatu persamaan untuk menggambarkan seluruh nilai harta/aktiva yang dimiliki oleh suatu unit usaha dan asal usul/sumber harta tersebut. Pada tahap ini persamaannya dinyatakan sebagai berikut:Harta Unit Usaha = Asal Usulnya/Sumbernya

Asal usul atau sumber harta/aktiva suatu unit usaha adalah dari bukan pemilik (kreditur) dan dari pemilik (Investor). sehingga persamaan yang semula Harta Unit Usaha = Asal Usulnya/Sumbernya, menjadi:Harta Unit Usaha = Berasal dari Bukan Pemilik + Berasal dari Pemilik.

Selanjutnya harta perusahaan yang berasal dari “bukan pemilik/kreditur” disebut “Hutang”, sedangkan harta perusahaan yang berasal dari “pemilik/investor” disebut “Modal/Ekuitas”, sehingga akhirnya persamaan menjadi:Harta = Hutang + Modal

Persamaan “Harta = Hutang + Modal” disebut persamaan dasar akuntansi (accounting equation). Prinsip persamaan ini digunakan dalam penyusunan laporan keuangan perusahaan terutama untuk menyusun “neraca”.

D. Rumus Persamaan Dasar Akuntansi

Rumus dasar tentang akuntansi yang secara matematis dapat dirumuskan sebagai berikut:Aktiva = Hak KekayaanAktiva = Hutang + ModalAktiva – Hutang = ModalH = Harta, yaitu semua milik (kekayaan) dari suatu perusahaan.U = Utang, yaitu kewajiban perusahaan terhadap pihak lain.M = Modal, yaitu hak pemilik perusahaan.

Harta bersaldo normal didebit (bertambah) dan jika di kredit berkurang, sedangkan pendapatan bersaldo normal dikredit (bertambah) dan jika didebit berkurang, biaya mengurangi modal sedangkan pendapatan menambah modal.

E. Mencatat Transaksi dalam Persamaan Dasar Akuntansi

Transaksi atau transaksi keuangan adalah suatu peristiwa ekonomi atau kejadian yang dapat dinilai dengan uang yang mengakibatkan perubahan terhadap posisi harta, hutang, dan modal suatu unit usaha/perusahaan. Dengan demikian setiap unit usaha/perusahaan yang akan melaksanakan transaksi keuangan, maka posisi/susunan keuangannya (harta, hutang, dan modalnya) akan berubah akibat pengaruh transaksi tersebut. Pengaruh suatu transaksi terhadap harta, hutang, dan modal dapat dirumuskan sebagai berikut:

  1. Harta (+), Harta (-)
  2. Harta (+), Hutang (+)
  3. Harta (+), Modal (+)
  4. Harta (-), Hutang (-)
  5. Harta (-), Modal (-)
  6. Harta (-), Hutang (-), Modal (+)
  7. Harta (+), Harta (-), Modal (-)
  8. Harta (-), Hutang (-), Modal (-)

F. Laporan Rugi Laba

1. Pendapatan dari Penjualan (Revenue from Expense)

Pendapatan dari penjualan adalah seluruh jumlah tagihan kepada langganan baik atas penjualan tunai maupun atas penjualan kredit. Untuk mendapatkan penjualan bersih maka retur dan pengurangan harga serta potongan penjualan dikurangi dari total penjualan: Penjualan bersih = total penjualan – retur penjualan dan pengurangan harga – potongan penjualan

2. Harga Pokok Penjualan (Cost of Good Sold) = HPP

  • Persediaan awal = P.Aw
  • Persediaan akhir = P.Ak
  • Pembelian = Pemb (pembelian tunai + kredit)
  • Retur pembelian dan pengurangan harga = RPPH
  • Potongan pembelian = Pot. Pemb
  • Beban angkut pembelian=B.Ang.Pemb
  • HPP = P.Aw + Pemb-P.Ak
  • Pembelian = Total pembelian-(RPPH + Pot.Pemb) + B.Angk.Pemb

3. Laba Kotor (Gross Profit) = LK

Laba kotor adalah perbedaan antara penjualan dengan harga pokok. Laba kotor = Penjualan bersih-harga pokok penjualan.

4. Beban Operasi (Operational Expense)

Beban operasi adalah semua beban yang dikeluarkan yang berhubungan langsung dengan kegiatan utama perusahaan.

5. Laba dari Operasi (Income from Operation)

Laba dari operasi adalah selisih antara harga pokok penjualan dengan beban operasi.

6. Pendapatan Lain-lain (Other Income)

Adalah pendapatan yang diperoleh dari sumber lain di luar kegiatan utama perusahaan contohnya pendapatan bunga, pendapatan sewa, deviden, dan laba dari penjualan aktiva tetap.

7. Laba Bersih

Laba bersih adalah hasil yang terakhir yang diperoleh dari penjumlahan antara laba operasi dengan laba di luar operasi. Laba operasi diperoleh dari harga pokok dikurangi biaya operasi dan laba di luar operasi (hasil pengurangan antara pendapatan lain-lain dengan biaya lain-lain).

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Akuntansi dapat diartikan sebagai rangkaian proses yang meliputi kegiatan-kegiatan mengidentifikasikan, pencatatan, pengelompokan, peringkasan, pelaporan, penganalisaan, dan penafsiran tentang informasi keuangan yang terjadi pada suatu unit usaha sehingga dapat dijadikan dasar untuk pengambilan keputusan oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

Persamaan dasar akuntansi adalah suatu persamaan untuk menggambarkan seluruh nilai harta/aktiva yang dimiliki oleh suatu unit usaha dan asal usul/sumber harta tersebut. Harta bersaldo normal di debet (bertambah) dan jika di kredit berkurang, sedangkan pendapatan bersaldo normal di kredit (bertambah) dan jika di debet berkurang, biaya mengurangi modal sedangkan pendapatan menambah modal.

B. Saran

Setelah mempelajari materi ini secara tuntas, maka siswa diharapkan mampu melaksanakan kegiatan seperti memahami dasar-dasar akuntansi, mencatat transaksi ke dalam persamaan dasar akuntansi, dan menyusun laporan keuangan dari persamaan dasar akuntansi secara baik dan benar.

DAFTAR PUSTAKA

Gade, Muhammad. 1998. Akuntansi Pemerintahan Edisi 2000. Jakarta: LPFEUI.

Hendi, Sumantri. 1994. Dasar-dasar Akuntansi SMK. Bandung: Armico.

Ikatan Akuntan Indonesia. 1996. Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Jakarta: Percetakan Negara.

Ishak, Afief Mohamad. 2004. Komputer Akuntansi Mengolah Data Akuntansi dengan DacEasy Accounting 4 dan MYOB Accounting 10. Jakarta: Rahayu Media Pustaka.

Mardiasmo. 2004. Perpajakan: Edisi Revisi. Yogyakarta: Andi.

Moelyati, dkk. 2002. Siklus Akuntansi. Jakarta: Yudhistira.

Mulyadi. 1997. Akuntansi Manajemen. Yogyakarta: STIE YPKN.

Sumarso. 1990. Akuntansi Suatu Pengantar. Jakarta: Rineka Cipta.

Download Contoh Makalah Persamaan Dasar Akuntansi.docx

MOHON MATIKAN AD BLOCK
TERIMA KASIH